7 Jan 2013

Akuntansi dan Laporan Keuangan



PENDAHULUAN

Latar Belakang
Akuntansi berasal dari kata “accounting” yang artinya adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi merupakan seni mencatat, mengklasifikasi dan mengikhtisarkan transaksi-transaksi kejadian / aktivitas jasa yang berfungsi memberikan informasi kuantitatif mengenai kesatuan-kesatuan ekonomi. Sedangkan laporan keuangan adalah Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Dengan makalah ini kami berharap dapat membantu kineja belajar.
Rumusan Masalah
·         Apa pengertian Akuntansi dan Laporan Keuangan?
·         Apa prinsip dasar Akuntansi?
Tujuan
·         Untuk mengetahui seluk beluk Akuntansi dan Laporan Keuangan
·         Untuk mengetahui bentuk-bentuk dari Laporan Keuangan



Akuntansi Dan Laporan Keuangan

A.   Akuntansi
Definisi Akuntansi
Akuntansi berasal dari kata “accounting” yang artinya adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi merupakan seni mencatat , mengklasifikasi dan mengikhtisarkan transaksi-transaksi kejadian / aktivitas jasa yang berfungsi memberikan informasi kuantitatif mengenai kesatuan-kesatuan ekonomi terutama yang bersifat keuangan.Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.
Prinsip inti akuntansi keuangan modern ada pada sistem pembukuan berpasangan. Sistem ini meliputi pembuatan paling tidak dua masukan untuk setiap transaksi: satu debit pada suatu akun, dan satu kredit terkait pada akun lain. Jumlah keseluruhan debit harus selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit. Cara ini akan memudahkan pemeriksaan jika terjadi kesalahan.
Berikut merupakan definisi akuntansi :
 ACCOUNTING PRINCIPLES BOARD (1970)
Akuntansi adalah suatu kegiatan jasa, yang fungsinya menyediakan informasi kuantitatif, terutama yang bersifat keuangan tentang entitas ekonomi yang dimaksudkan agar berguna dalam mengambil keputusan ekonomi - membuat pilihan - pilihan nalar di antara berbagai alternatif tindakan
AMERICAN ACCOUNTING ASSOCIATION (1966)
Akuntansi adalah suatu proses pengidentifikasian, pengukuran, pencatatan, dan pelaporan transaksi ekonomi (keuangan) dari suatu organisasi / entitas yang dijadikan sebagai informasi dalam rangka mengambil keputusan ekonomi oleh pihak - pihak yang memerlukan. Pengertian ini juga dapat melingkupi penganalisisan laporan yang dihasilkan oleh akuntansi tersebut
ENCYCLOPEDIA BRITANNICA (1962)
Akuntansi adalah istilah yang luas yang menunjukkan teori-teori tertentu, asumsi-asumsi mengenai cara bertindak (behavior), peraturan-peraturan cara mengukur dan prosedur untuk mengumpulkan dan melaporkan informasi yang berguna tentang kegiatan-kegiatan dan tujuan-tujuan suatu organisasi  
KAM (1990) 
Akuntansi adalah suatu seni pencatatan dari transaksi-transaksi keuangan 
KOHLER'S DICTIONARY
Accountng is the recording and reporting of transaction
Akuntansi adalah suatu seni pencatatan dari transaksi - transaksi keuangan
Dr. M. GADE
Akuntansi adalah ilmu pengetahuan terapan dan seni pencatatan yang dilakukan secara terus menerus menurut sistem tertentu, mengolah dan menganalisis catatan tersebut sehingga dapat disusun suatu laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban pimpinan perusahaan atau lembaga terhadap kinerjanya
KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN RI (NO. 476 KMK. 01 1991)
Akuntansi adalah suatu proses pengumpulan, pencatatan, penganalisaan, peringkasan, pengklasifikasian dan pelaporan transaksi keuangan dari suatu kesatuan ekonomi untuk menyediakan informasi keuangan bagi para pemakai laporan yang berguna untuk pengambilan keputusan 
SOPHAR LUMBANTORUAN (1989)
Akuntansi adalah suatu alat yang dipakai sebagai bahasa bisnis. Informasi yang disampaikannya hanya dapat dipahami apabila mekanisme akuntansi telah dimengerti. Akuntansi dirancang sedemikian rupa agar transaksi yang tercatat diolah menjadi informasi yang berguna.
Dari berbagai pendapat para ahli mengenai pengertian akuntansi, dapat disimpulkan bahwa akuntansi merupakan suatu kegiatan pelayanan jasa, suatu disiplin analisis , dan suatu system informasi .
Fungsi Akuntansi
Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi.
Akuntansi berfungsi untuk :
·         Melihat keuntungan perusahaan secara pasti.
·         Pengontrolan biaya lebih mudah.
·         Pemantauan asset-aset perusahaan.
·         Likuiditas dan solvabilitas yang pasti.
·         Prediksi keuangan.
Pihak-Pihak yang berkepentingan pemakai Laporan Keuangan :
v  Eksternal
1.      Investor dan kreditor
2.      Pemegang Saham
3.      Badan-badan pemerintah
4.      Karyawan
5.      Pemberi pinjaman
6.      Pelanggan
7.      Masyarakat Umum
8.      Organisasi Nirlaba

v  Internal
Pihak Manajemen

Prinsip Akuntansi
Empat prinsip dasar akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi, yaitu :
1.      Prinsip harga historis
Secara tradisional , penyaji dan pengguna laporan keuangan menemukan bahwa biaya atau harga perolehan adalah dasar umum yang berguna untuk pengukuran dan pelaporan akuntansi.
2.      Prinsip pengakuan pendapatan
Pendapatan secara umum diakui bilamana memenuhi 2 kriteria yaitu direalisasi atau dapat direalisasi dan diterima.
3.      Prinsip penandingan
Pengakuan biaya terikat pada pengakuan pendapatan seperti halnya hubungan sebab-akibat.
4.      Prinsip pengungkapan penuh
Sifat dan jumlah informasi yang harus tercakup dalam laporan keuangan mencerminkan sejumlah pertimbangan antara untung dan rugi.

Siklus Akuntansi
Ø  Perusahaan jasa
Untuk membuat Laporan Keuangan, khususnya perusahaan jasa terdapat delapan langkah, yang dikenal dengan Siklus Akuntansi. kedelapan langkah tersebut adalah:
1.      Transaksi keuangan
2.      Mencatat segala transaksi keuangan, berdasarkan bukti asli transaksi, dalam satu periode akuntansi
3.      Membuat Jurnal Umum berdasarkan catatan no.2
4.      Membuat Buku Besar
5.      Membuat Jurnal Penyesuaian
6.      Membuat Laporan Keuangan: Laporan Laba rugi, Neraca, dan Leporan Perubahan Modal
7.      Membuat Jurnal Penutup
8.      Membuat Neraca Saldo setelah penutupan

Ø  Perusahaan dagang
Untuk perusahaan dagang, sebenarnya juga hampir sama tetapi ada tambahan lain. Langkah-langkah tersebut adalah:
1.  Tahap Pencatatan
2.  Transaksi (Transaksi Internal dan Transaksi Eksternal)
3.  Pengumpulan Bukti Transaksi
4.  Mencatat ke dalam Jurnal Umum, Jurnal Khusus dan ke dalam Buku Besar
5.  Merekapitulasi Jurnal Umum dan Jurnal Khusus
6.  Posting ke Buku Besar
7.  Tahap Pengikhtisaran
8.  Membentuk Neraca Saldo
9.  Menyusun Ayat Jurnal Penyesuaian
10.Membentuk Kertas Kerja (Worksheet) dalam bentuk Neraca Lajur
11.Tahap Pelaporan Keuangan
12.Menyusun Laporan Keuangan
13.Laporan Laba Rugi
14.Laporan Perubahan Modal
15.Laporan Neraca
16.Laporan Arus Kas
17.Menyusun Ayat Jurnal Penutup
18.Membentuk Neraca Saldo setelah Penutupan
19.Menyusun Ayat Jurnal Pembalik



Bidang-bidang Akuntansi antara lain:
a.       Akuntansi Keuangan (Financial atau General Accounting) menyangkut pencatatan transaksi-transaksi suatu perusahaan dan penyusunan laporan berkala dimana laporan tersebut dapat memberikan informasi yang berguna bagi manajemen, para pemilik dan kreditor.
b.      Pemeriksaan Akuntansi (Auditing)  merupakan suatu bidang yang menyangkut pemeriksaan laporan-laporan keuangan melalui catatan akuntansi secara bebas yaitu laporan keuangan tersebut diperiksa mengenai kejujuran dan kebenarannya.
c.       Akuntansi Manajemen (Management Accounting) merupakan bidang akuntansi yang menggunakan baik data historis maupun data data taksiran dalam membantu manajemen untuk merencanakan operasi-operasi dimasa yang akan datang.
d.      Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting) mencakup penyusunan laporan-laporan pajak dan pertimbangan tentang konsekuensi-konsekuensi dari transaksi-transaksi perusahaan yang akan terjadi.
e.       Akuntansi Budgeter (Budgetary Accounting) merupakan bidang akuntansi yang merencanakan operasi-operasi keuangan (anggaran) untuk suatu periode dan memberikan perbandingan antara operasi-operasi yang sebenarnya dengan operasi yang direncanakan.
f.       Akuntansi untuk Organisasi Nirlaba (Non profit Accounting) merupakan bidang yang mengkhususkan diri dalam pencatatan transaksi-transaksi perusahaan yang tidak mencari laba seperti organisasi keagamaan dan yayasan-yayasan sosial.
g.      Akuntansi Biaya (Cost Accounting) merupakan bidanng yang menekankan penentuan dan pemakaian biaya serta pengendalian biaya tersebut yang pada umumnya terdapat dalam persahaan industri.
h.      Sistem Akuntansi (Accounting System) meliputi semua tehnik, metode dan prosedur untuk mencatat dan mengolah data akuntansi dalam rangka memperoleh pengendalian intern yang baik, dimana pengendalian intern merupakan suatu sistem pengendalian yang diperoleh dengan adanya struktur organisasi yang memungkinkan adanya pembagian tugas dan sumber daya manusia yang cakap dan praktek-praktek yangn sehat.

B.   Laporan Keuangan
Definisi Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut
Pengertian laporan keuangan menurut Standar Akuntansi Keuangan:
“Laporan keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan perubahan posisi keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai cara seperti misal, sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana), catatan juga termasuk skedul dan informasi tambahan yang berkaitan dengan laporan tersebut, misal informasi keuangan segmen industri dan geografis serta pengungkapan pengaruh perubahan harga
Pengertian laporan keuangan menurut Baridwan:
“Laporan Keuangan merupakan ringkasan dari suatu proses pencatatan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama dua tahun buku yang bersangkutan.”
Menurut Sundjaja dan Barlian:
“Laporan Keuangan adalah suatu laporan yang menggambarkan hasil dari proses akuntansi yang digunakan sebagai alat komunikasi untuk pihak-pihak yang berkepentingan dengan data keuangan atau aktivitas perusahaan.”
Sedangkan definisi laporan keuangan menurut Munawir:
“Laporan Keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan.”



Isi Laporan Keuangan
Laporan keuangan utama umumnya terdiri dari hal-hal berikut :
1.      Neraca ( Balance Sheet )
Yaitu suatu Laporan yang menginformasikan mengenai aktiva , kewajiban dan kepemilikan ( ekuitas ) suatu perusahaan pada tanggal tertentu.
2.      Laporan Laba Rugi ( Income Statement )
Yaitu suatu laporan yang menginformasikan mengenai pendapatan ( revenue ) dan beban ( expenses ) suatu perusahaan untuk suatu periode tertentu.
3.      Laporan Laba Ditahan ( Retained Earnings Statement )
Adalah suatu laporan yang menginformasikan perubahan-perubahan laba yang ditahan suatu perusahaan untuk satu periode tertentu.
4.      Laporan Arus Kas ( Statement of Cash Flows )
Adalah suatu laporan yang menginformasikan tentang sumber-sumber dan penggunaan kas suatu perusahaan untuk satu periode tertentu
5.      Catatan atas Laporan Keuangan ( Notes to Financial Statement )
Adalah suatu laporan yang berisikan penjelasan-penjelasan mengenai laporan keuangan lainnya.

Sources:
http://www.wikiapbn.org/artikel/Prinsip_Akuntansi_dan_Pelaporan_Keuangan
http://id.wikipedia.org/wiki/Laporan_keuangan
google.com

No comments:

Post a Comment